Tempat pemakaman atau tempat peristirahatan terakhir tidak selalu menampilkan suasana angker. Bisa saja lingkungan tempat pemakaman atau kuburan itu terlihat megah, bersih, representatif, dan menyenangkan. Hal itu bisa ditemui di San Diego Hills, Memorial Park and Funeral Homes di Karawang Barat, Jabar.
"Kami ingin mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menganggap bahwa kuburan itu menyeramkan, tidak nyaman, gelap, kotor dan tidak aman," kata Presdir San Diego Hills Rudy Nanggulangi kepada Bisnis belum lama ini.
Di San Diego Hills terdapat Family Center yang bernama Chapel Square. Di tengahnya terbentang taman berbentuk lingkaran, sebagai fasilitas keluarga modern. Chapel Square merupakan area tersendiri yang 'menyambut' setiap kunjungan ke kompleks San Diego Hills Memorial Park milik PT Lippo Karawaci Tbk.
Di sini terdapat beragam fasilitas yang tidak pernah dijumpai di taman pemakaman mana pun di dunia. Betapa tidak? Di dalamnya terdiri dari bangunan dengan model arsitektur bergaya
Mediteranian pada gedung yang diberi nama Forest Chapel.
Selain ada bangunan bernuansa Turki kuno yang diberi nama Heavenly Dome. Kedua gedung ini berfungsi sebagai gedung serbaguna. Masih di Chapel Square, berdiri restoran Italia, La Colina dengan kapasitas 200 kursi.
"Ini restoran Italia pertama di Karawang," kata Rudy.
Kenapa Italia? "Kalau Italia sepertinya romantis karena kami ingin memberi kesan romantis," ujarnya. Menurut rencana restoran tersebut dibuka Oktober.
Masih di Chapel Square, berdiri bangunan untuk florist dan toko cinderamata serta toko yang menjual keperluan lainnya seperti pernak-pernik. Letaknya bersebelahan dengan gedung perkantoran San Diego Hills.
Taman rerumputan yang indah pun terbentang untuk melangsungkan acara atau kegiatan luar ruang, fasilitas berolahraga seperti kolam renang, lapangan basket, lapangan bola, jogging track dan olahraga bersepeda.
Dua kultur besar seolah bersatu dalam arsitektur kompleks pemakanan di lahan berbukit tersebut.
Kultur Barat membuat taman pemakaman tidak berkesan angker, tapi justru bersih, aman, dan berkonsep taman. Orang dewasa bisa lepas menikmati pemandangan, sementara anak-anak dapat bermain leluasa di areal yang luas.
Dari kultur Timur, pergi ke pemakaman biasanya dalam rombongan keluarga besar. Nah, kehadiran mereka perlu difasilitasi agar tidak merasa bosan. Salah satu obat pengusir rasa bosan adalah Lake Angeles seluas delapan hektare lengkap dengan fasilitas permainan air.
Resepsi pernikahan
Heavenly Dome berfungsi sebagai gedung serba guna dengan luas sekitar 400 meter persegi. Gedung ini bisa digunakan untuk tempat pertemuan. Bahkan tepat pada 7 Juli lalu (7-7-2007) digunakan pertamakalinya untuk pesta pernikahan pasangan Susilia Mardiani dan Andri Susanto asal Karawang.
"Tempatnya cukup representatif," kata Andri.
Bangunan yang dapat menampung sedikitnya 350 orang ini dibangun dengan gaya arsitektur Italian Mediteranian. Di tengah atapnya dibuat kubah raksasa yang idenya dari Blue Mosque di Istanbul, Turki.
Di kubah itu terlihat mural seperti pahatan sebagai ornamen yang cukup menarik. Di antara bangunan di Family Center ini dihubungkan dengan selasar atau colonade.
Sentuhan Italia itu terlihat dari batu bata yang ditempel di semua bangunan. "Lengkung pintu dan jendelanya di Restoran La Colina pakemnya dari Italia," kata Achmad Syah Fauzi, arsitek San Diego Hills.
Dekorasi cantik yang menghiasi area Family Center membuat para tamu takjub bahwa acara perhelatan pernikahan tersebut ternyata digelar di pemakaman.
Sepanjang anak tangga di bagian depan bangunan Chapel berarsitektur gaya Mediteranean dihiasi puluhan lilin dikedua sisinya, memberikan suasana romantik. Taman bundar ditengah area Family Center dengan pohon ranting kering dan lampu-lampu kecil berpadu dengan lansekap hijau. Di sepanjang pergola di lorong antar bangunan digantungi lampion yang menjadikan suasana tambah semarak
Sementara itu, Heavenly Dome dibangun secara terbuka, tanpa daun pintu. Setiap sisi dibuat lima lawang dengan ukuran yang cukup besar untuk keluar-masuk pengunjung. Semua dinding dicat warna putih dan terlihat bersih dan luas. Gedung ini memang untuk disewakan dengan tarif dihitung per dua jam dengan harga yang kompetitif. Soal harga, pengelola San Diego Hills masih menjajakinya.